Lagu cinta buat ify #part 11
@rify
“kak kita mau kmna sih ? kok mata gue harus d tutup segala ?” tanya ify pada rio.
“bawel amat sih lo. Diam aja napa ? amat aja gag bawel” kata rio gaje.
“terserah lo deh” kata ify pasrah.
Setelah sampai d tempat itu, rio pun membuka kain yang menutup mata ify. Ify hanya cengo melihat danau yang ada d depannya (part6). Tapi bedanya, disana ada meja dinner dan dihiasi dengan bunga-bunga yang menampilkan kesan romantis.
“ini semua lo yang nyiapin kak ?” tanya ify takjub.
“ia” jawab rio.
“keren” puji ify.
Rio hanya tersenyum mendengar pujian ify.
“duduk yukk” ajak rio.
“yukk”
Lalu rify pun duduk dan memakan makanannya. Setelah selesai, rio pun mengajak ify duduk d kursi yang ada d tepi danau.
“lo bilang lo mau ngomong sesuatu kan kak. Apa ?” tanya ify.
“hmm, sebenarnya.......” kata-kata rio terhenti karena hpnya berbunyi. Rio pun melihat siapa yang menelfonnya. ‘mama calling’. Itulah tulisan yang terpampang d hp rio.
“bentar ia fy” kata rio lalu beranjak menjauh dari ify. Ify hanya tersenyum.
Rio P.O.V
“kenapa ma ?”
“kamu dimana ? sebentar lagi kita berangkat” jawab mama rio d sebrang sana.
“rio d danau. Ini rio mau pulang” jawab rio.
“ya sudah, cepat ia”
“ia ma”
Tuutt tuutt tuutt...
Sambungan pun terputus dan rio pun kembali k tempat ify.
“hmm fy, pulang yukk” ajak rio.
“ha ? koko cepet banget kak ?” tanya ify keran.
“hmmm, gag ada. Nyokap gue udah nyuruh gue pulang” jawab rio boong.
“ohh, ia udah. Yukk”
“yukk”
Lalu rify pun pulang. Saking lelahnya ify pun tertidur.
@rumah ify
Rio yang mengetahui ify tertidur langsung menggendong ify ke dalam rumah.
“eh elo yo. Gimana, udah lo bilang ?” tanya iel.
“belum yel. Gue antar ni anak dulu ia” jawab rio yang masih menggendong ify. Iel hanya tersenyum.
@kamar ify
“rio membaringkan tubuh ify di atas kasur. Setelah itu rio duduk di samping ify yang tertidur lelap. RioSudahlah..
Mungkin aku yang harus pergi
Meninggalkan engkau sendiri
Saat kau tertidur lelap
Mungkin ini jalan terbaik
Untuk aku juga untukmu
Tak perlu kita sesali
Dia yang akan menjagamu
Mungkin dia yang mampu teduhkanmu
Aku tinggalkan engkau hari ini
Tepat tengah malam nanti
Agar engkau tak tahu
Aku tinggalkanmu
Jangan pernah kau tanya lagi
Jangan biar saja berlalu
Mungkin di lain waktu
Kita bertemu lagi
Aku tinggalkan engkau hari ini
Tepat tengah malam nanti
Agar engkau tak tahu
Aku tinggalkanmu
Jangan pernah kau tanya lagi
Jangan biar saja berlalu
Dan mungkin di lain waktu
Kita bertemu lagi
Aku tinggalkan engkau hari ini
Mungkin di lain waktu
Nanti.. pun membelai lembut pipi lalu bernyanyi.
Setelah selesai bernyanyi rio pun keluar dari kamar ify dan duduk di samping iel yang sedang nonton tv.
“sebaiknya lo nulis surat deh yo” usul iel.
“hmm, ia udah. Ada kertas ama pulpen gag ?”
“ada, tunggu bentar”
Beberapa saat kemudian iel kembali dengan pulpen dan secarik kertas di tangannya.
“nih” iel pun memberikan kertas dan pulpen itu pada rio. Rio menerimanya dan langsung menulis surat untuk ify. Setelah selesai, rio pun menitipkan surat itu pada iel.
“nih”
“tolong kasihin ama ify ia. Gue udah mau berangkat ni” kata rio.
“ia udah, selamat jalan ia io” kata iel.
“sipp” jawab rio sambil mengacungkan jempolnya. Riopun langsung tancap gas menuju bandara.
@kamar ify
Ify terbangun dari tidurnya, karena haus ify pun pergi keluar untuk mengambil minum. Tapi, ify berhenti karena iel memanggilnya.
“fy”
“eh ia, kenapa kak ?” jawab ify lalu menghampiri iel.
“ada surat nih” kata iel sambil memberikan surat dari rio tadi.
“dari siappa kak ?”
“baca aja”
Lalu ify pun membaca surat itu dan perlahan air mata pun jatuh membasahi pipi ify.
“kak, cepetan anterin gue ke bandara” pinta ify pada iel,\.
“tapi fy.....”
“kak, lis. Gue mohon”
“ok, tunggu bentar”
Iel pun mengambil kunci mobilnya dan langsung tancap gas ke bandara bersama ify.
@bandara
“10 menit lagi” gumam seorang cowok. Rio.
“kenapa io ?” tanya mama rio.
“gag kenapa2 ma”
“ooohh”
Tak berapa lama, rio mendengar seseorang memanggilnya.
“KAK RIO !” teriak orang itu. Ify.
“ify” gumam rio setelah mengetahui siapa yang memanggilnya.
Sesampainya ify di epan rio, ify pun langsung memeluk rio. Riopun membalas pelukan ify.
“jangan tinggalin gue kak” pinta ify di sela2 tangisnya.
“gue gag bisa fy, gue mohon lo ngerti. Gue gag lama kok, Cuma 3 tahun. Dan gue harap lo mau nungguin gue” kata rio.
“tapi gue gag yakin bisa nungguin lo selama itu kak” kata ify masih tersisak dalam pelukan rio.
“gue yakin lo pasti bisa fy. Kalo lo kangen ama gue, lo datang aja ke danau” kata rio meyakinkan ify. Ify pun hanya mengangguk pelan.
“aku hanya pergi tuk sementara bukan ntuk meninggalkan mu selamanya aku pastikan kembali pada dirimu tapi kau jangan nakal aku pasti kembali” rio bernyanyi untuk ify.
Rio pun melepas pelukannya lalu mencium kening ify.
“gue pergi ia fy. Jaga diri lo baik2” pamit rio pada ify. Ify hanya mengangguk, lalu rio pun berjalan ke arah iel.
“iel, gue pengen lo jagain ify, jangan buat dia sedih. Gue janji gue pasti balik” pesan + janji rio.
“oke” kata iel sambil mengajungkan jempolnya (?).
“ia udah, gue berangkat ia” pamit rio pada fiel.
Lalu rio pun pergi meninggalkan indonesia (?) sedangkan fiel pulang ke rumahnya.
bersambung...
@rify
“kak kita mau kmna sih ? kok mata gue harus d tutup segala ?” tanya ify pada rio.
“bawel amat sih lo. Diam aja napa ? amat aja gag bawel” kata rio gaje.
“terserah lo deh” kata ify pasrah.
Setelah sampai d tempat itu, rio pun membuka kain yang menutup mata ify. Ify hanya cengo melihat danau yang ada d depannya (part6). Tapi bedanya, disana ada meja dinner dan dihiasi dengan bunga-bunga yang menampilkan kesan romantis.
“ini semua lo yang nyiapin kak ?” tanya ify takjub.
“ia” jawab rio.
“keren” puji ify.
Rio hanya tersenyum mendengar pujian ify.
“duduk yukk” ajak rio.
“yukk”
Lalu rify pun duduk dan memakan makanannya. Setelah selesai, rio pun mengajak ify duduk d kursi yang ada d tepi danau.
“lo bilang lo mau ngomong sesuatu kan kak. Apa ?” tanya ify.
“hmm, sebenarnya.......” kata-kata rio terhenti karena hpnya berbunyi. Rio pun melihat siapa yang menelfonnya. ‘mama calling’. Itulah tulisan yang terpampang d hp rio.
“bentar ia fy” kata rio lalu beranjak menjauh dari ify. Ify hanya tersenyum.
Rio P.O.V
“kenapa ma ?”
“kamu dimana ? sebentar lagi kita berangkat” jawab mama rio d sebrang sana.
“rio d danau. Ini rio mau pulang” jawab rio.
“ya sudah, cepat ia”
“ia ma”
Tuutt tuutt tuutt...
Sambungan pun terputus dan rio pun kembali k tempat ify.
“hmm fy, pulang yukk” ajak rio.
“ha ? koko cepet banget kak ?” tanya ify keran.
“hmmm, gag ada. Nyokap gue udah nyuruh gue pulang” jawab rio boong.
“ohh, ia udah. Yukk”
“yukk”
Lalu rify pun pulang. Saking lelahnya ify pun tertidur.
@rumah ify
Rio yang mengetahui ify tertidur langsung menggendong ify ke dalam rumah.
“eh elo yo. Gimana, udah lo bilang ?” tanya iel.
“belum yel. Gue antar ni anak dulu ia” jawab rio yang masih menggendong ify. Iel hanya tersenyum.
@kamar ify
“rio membaringkan tubuh ify di atas kasur. Setelah itu rio duduk di samping ify yang tertidur lelap. RioSudahlah..
Mungkin aku yang harus pergi
Meninggalkan engkau sendiri
Saat kau tertidur lelap
Mungkin ini jalan terbaik
Untuk aku juga untukmu
Tak perlu kita sesali
Dia yang akan menjagamu
Mungkin dia yang mampu teduhkanmu
Aku tinggalkan engkau hari ini
Tepat tengah malam nanti
Agar engkau tak tahu
Aku tinggalkanmu
Jangan pernah kau tanya lagi
Jangan biar saja berlalu
Mungkin di lain waktu
Kita bertemu lagi
Aku tinggalkan engkau hari ini
Tepat tengah malam nanti
Agar engkau tak tahu
Aku tinggalkanmu
Jangan pernah kau tanya lagi
Jangan biar saja berlalu
Dan mungkin di lain waktu
Kita bertemu lagi
Aku tinggalkan engkau hari ini
Mungkin di lain waktu
Nanti.. pun membelai lembut pipi lalu bernyanyi.
Setelah selesai bernyanyi rio pun keluar dari kamar ify dan duduk di samping iel yang sedang nonton tv.
“sebaiknya lo nulis surat deh yo” usul iel.
“hmm, ia udah. Ada kertas ama pulpen gag ?”
“ada, tunggu bentar”
Beberapa saat kemudian iel kembali dengan pulpen dan secarik kertas di tangannya.
“nih” iel pun memberikan kertas dan pulpen itu pada rio. Rio menerimanya dan langsung menulis surat untuk ify. Setelah selesai, rio pun menitipkan surat itu pada iel.
“nih”
“tolong kasihin ama ify ia. Gue udah mau berangkat ni” kata rio.
“ia udah, selamat jalan ia io” kata iel.
“sipp” jawab rio sambil mengacungkan jempolnya. Riopun langsung tancap gas menuju bandara.
@kamar ify
Ify terbangun dari tidurnya, karena haus ify pun pergi keluar untuk mengambil minum. Tapi, ify berhenti karena iel memanggilnya.
“fy”
“eh ia, kenapa kak ?” jawab ify lalu menghampiri iel.
“ada surat nih” kata iel sambil memberikan surat dari rio tadi.
“dari siappa kak ?”
“baca aja”
Lalu ify pun membaca surat itu dan perlahan air mata pun jatuh membasahi pipi ify.
“kak, cepetan anterin gue ke bandara” pinta ify pada iel,\.
“tapi fy.....”
“kak, lis. Gue mohon”
“ok, tunggu bentar”
Iel pun mengambil kunci mobilnya dan langsung tancap gas ke bandara bersama ify.
@bandara
“10 menit lagi” gumam seorang cowok. Rio.
“kenapa io ?” tanya mama rio.
“gag kenapa2 ma”
“ooohh”
Tak berapa lama, rio mendengar seseorang memanggilnya.
“KAK RIO !” teriak orang itu. Ify.
“ify” gumam rio setelah mengetahui siapa yang memanggilnya.
Sesampainya ify di epan rio, ify pun langsung memeluk rio. Riopun membalas pelukan ify.
“jangan tinggalin gue kak” pinta ify di sela2 tangisnya.
“gue gag bisa fy, gue mohon lo ngerti. Gue gag lama kok, Cuma 3 tahun. Dan gue harap lo mau nungguin gue” kata rio.
“tapi gue gag yakin bisa nungguin lo selama itu kak” kata ify masih tersisak dalam pelukan rio.
“gue yakin lo pasti bisa fy. Kalo lo kangen ama gue, lo datang aja ke danau” kata rio meyakinkan ify. Ify pun hanya mengangguk pelan.
“aku hanya pergi tuk sementara bukan ntuk meninggalkan mu selamanya aku pastikan kembali pada dirimu tapi kau jangan nakal aku pasti kembali” rio bernyanyi untuk ify.
Rio pun melepas pelukannya lalu mencium kening ify.
“gue pergi ia fy. Jaga diri lo baik2” pamit rio pada ify. Ify hanya mengangguk, lalu rio pun berjalan ke arah iel.
“iel, gue pengen lo jagain ify, jangan buat dia sedih. Gue janji gue pasti balik” pesan + janji rio.
“oke” kata iel sambil mengajungkan jempolnya (?).
“ia udah, gue berangkat ia” pamit rio pada fiel.
Lalu rio pun pergi meninggalkan indonesia (?) sedangkan fiel pulang ke rumahnya.
bersambung...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar