Lagu Cinta Buat Ify #part 13
Keesokan harinya....
@rumah via.
Tiiinn tiinnn....
“itu pasti kak iel” gumam via. Lalu dia pun beranjak keluar.
“ternyata cewek gue cantik juga ia” goda iel yang melihat via keluar dari rumahnya.
“apaan siihhh” kata via salting.
“hhahha ... yaudah yukk, buruan naik” ajak iel.
Lalu via pun naik ke motor iel dan mereka langsung tancap gas.
@mall
“kemana dulu ni vi ?” tanya iel.
“timezone yukk” ajak via kayak anak kecil.
“hhaha yukk” kata iel sambil mengacak2 rambut via.
“aahhh kak iel maahhh” kata via manyun sambil benerin rambutnya.
“yyaaahh ngambek. Jangan ngmbek dong” kata iel sambil menggenggam tangan via.
“apaan sihh” kata via sambil menepis tangan iel.
“maaf dong. Kan bercanda” kata iel dengan tampang melas.
“tiada maaf bagimu” kata via sambil memalingkan mukanya.
“via sayang, jangan ngambek dong” kata iel sambil menggenggam lagi tangan via (apadah ni bahasanya). Via hanya diam.
Dengan secepat kilat (?), iel mencium pipi via. Muka via pun memerah kayak kepiting rebus karena salting.
“udah gag marah kan ?” tanya iel sambil tersenyum jail.
“iihhh kak iel. Malu tau diliat orang. Itu mah enakan di elu gag enak di gue” kata via sambil memukul iel pelan.
“eeehh ampun vi ampun. Hhehhe... jadi gag ke timezone nya ?” tanya iel sambil menutup dirinya dari serangan via.
“jadi. Yukk”kata via semangat sambil menarik tangan iel, lalu mereka pun masuk ke timezone.
Mereka asik bermain2 sambil sesekali bercanda. Banyak yang iri melihat kemesraan mereka.
“eehh kak, lo disini aja ia. Gue mau ke toilet” kata via lalu berlari tanpa menunggu jawaban dari iel. Iel hanya geleng2 kepala lalu melanjut kan permainan basket yang ia mainkan tadi.
Sedang asikk nya iel main, tiba2 ada orang yang memanggilnya.
“iel” kata seorang cewek.
Iel pun membalikkan tubuhnya menghadap cewek itu. Iel nampak kaget melihat cewek itu. Cewek itu pun langsung memeluk iel.
“eh” kaget iel.
“gue kangen ama lo iel” kata cewek itu sambil mengeratkan pelukannya.
“apaan sih lo ren. Lepasin gag” kata iel risih. Dan saat itu pula via kembali dan kaget melihat iel berpelukan dengan seorang cewek.
“kak iel” gumam via. Air mata pun jatuh membasahi pipi via. Iel yang melihat via langsung melepas pelukannya.
“via” kata iel.
Via pun langsung berlari. Iel pun memutuskan untuk mengejar nya. Tapi tangan nya ditarik oleh cewek yang ia panggil ‘ren’ tadi. Aren.
“lepasin !!” bentak iel sambil menepis kasar tangan aren, lalu iel pun mengejar via.
“aahhh awas aja lo via. Gue akan rebut iel dari lo” gumam aren lalu beranjak dari situ.
@luar mall..
“vi, via. Tunggu vi, aku bisa jelasin” kata iel sambil terus mengejar via.
Via terus saja berlari. Via langsung menyetop taksi dan langsung masuk ke dalam taksi.
“vi, via,, itu semua gag seperti yang lo lihat. Lo salah paham” kata iel sambil mengedor2 kaca taksi itu.
“jalan pak” kata via.
Lalu taksi itupun jalan.
“arrgghhh. Sialan lo ren. Kenapa lo balik lagi” kata iel sambil mengacak2 rambutnya. Lalu iel pun memutuskan untuk pulang.
@rumah fiel..
Iel masuk ke dalam rumah dengan wajah kusut (?) (emangnya benang). Rify yang berada di ruang tengah heran melihatnya.
Braakkk...
Iel menutup pintu kamarnya dengan kasar. Rify pun terlonjak kaget.
“kak iel kenapa sihh,, aneh bener” kata ify sewot.
“tau tuhh ganggu aja” kata rio tanpa mengalihkan pandangannya dari layar tv.
“emangnya kita ngapain ?” tanya ify sambil menatap rio.
“ha ? gag tau.. hhhehehe” kata rio nyengir sambil garuk2 belakang kepalanya.
“huuhh” ify hanya menghela nafas. Lalu merekapun melanjutkan aktivitasnya (?).
Sedangkan di waktu yang sama di tempat berbeda...
@kamar via..
Sesampainya di rumah via langsung menangis sejadi2nya.....
“hikz hikz hikz... kak iel, lo tega ama gue.. hikz hikz” gumam via sesenggukan. Ia terus menangis. Meluapkan semua kekesalannya sampai akhirnya dia tertidur.
SKIP~~~
SKIP~~~
@ancol
“kemana lagi nihh shil ?” tanay cakka pada shilla. Mereka sedan berapa d ancol.
“hmm, beli ice cream yukk” pinta shilla manja.
“yukk” kata cakka sambil mengacak2 poni shilla.
@tempat ice cream..
“kamu mau rasa apa say ?” tanya cakka.
“hmm, coklat aja deh” jawab shilla.
“bang, uce cream coklatnya 2 ia” pinta cakka.
Tukang ice cream itu pun mengangguka dan mengambilkan ice cream untuk cakshil.
“ini mas” kata tukang ice cream itu sambil menyodorkan 2 ice cream coklat.
“berapa bang ?”
“10.000”
Cakka pun membayarnya lalu merekapun duduk di bangku yang ada disana.
“enak” kata shilla sambil terus memakan ice creamnya. Cakka tersenyum melihat kelakuan shilla.
“ehh” kaget shilla karena cakka mengelap bibirnya.
“kalo makan ice cream thu pelan2, kan belepotan jadinya. Kayak anak kecil aja” kata cakka.
Shilla Cuma nyengir saking saltingnya.
“udah ?” tanya cakka setelah membersihkan ice cream yang belepotan di bibir shilla.
“udah”
“pulang yukk” ajak cakka.
“yukk”
Mereka pun pulang dan senyuman tidak pudar dari wajah keduanya.
SKIP~~~
SKIP~~~
Keesokan harinya...
@rumah fiel...
“kak, lo kenapa sihh ? kok dari kemarin lo diem mulu ? biasanya elo yang paling ribut” tanya ify sambil melahap sarapannya. Ify bingung denagn perubahan sikap iel.
“via marah ama gue” kata iel pelan tapi cukup di dengar oleh ify.
“ha ? kok bisa ?” tanya ify kaget.
“jadi dini.........” iel pun menceritakan semuanya.
“iiihhh thu nenek lampir kenapa sihh balik lagi” kata ify kesal setelah mendengar cerita iel.
“huuhhh gue kesel banget ama thu bocah. Gimana dong fy ?” keluh + tanya iel.
“lo coba ngomong baik2 ama via dulu kak, lo datang aja ke rumah nya” saran ify.
“ia dehh, ntar gue ke rumah dia aja” kata iel sambil tersenyum tipis.
Tiinn tiinn...
“kak, gue duluan ia. Kak rio udah jmput thu” pamit ify.
“ia. Hati2”
“sippo”
SKIP~~~
SKIP~~~
Sore ini rencananya iel akan ke rumah via karena ingin menjelaskan semunya, karena via tadi tidak kuliah...
Tokk tokk tokk...
Kleekkk...
“bi, via nya ada ?” tanya iel pada bi inah (pembantu via).
“ada den. Tapi dari kemaren non via gag mau keluar. Dari kemaren non via juga belum makan den” kata bi inah..
“boleh iel masuk bi ?” tanya iel.
“silahkan den”
Iel pun masuk dan menuju ke kamar via yang berada di lantai 2.
Tokk tokk tokk...
“vi” panggil iel sambil mengetuk pintu kamar via.
“pergi lo !! gue benci lo !! gue benci lo kak iel !!!” teriak via dari dalam kamarnya..
“vi, pliiisss dengerin penjelasan gue dulu”
“gag !! sekarang lo pergi !! pergiiiii !!!”
“tapi vi......”
“pergi!!!!!”
Iel pun pergi dari rumah via dengan perasaan kecewa sedangkan via menangis sejadi2nya.
bersambung ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar