Minggu, 30 Oktober 2011

Lagu Cinta Buat Ify #part 20 (LAST PART)

Lagu Cinta Buat Ify #part 20 (LAST PART)









“ha ? cakka, iel ?” tanya cowok itu.
“obiiieeettttt” teriak cakiel lalu menghampiri cowok yang mereka panggil obiet itu, sedangkan rify, zevin, shilla + via hanya bisa mengerutkan keningnya.
‘obiet ? pernah denger deh’ batin ify.
“huuaaaa kak obiet” teriak ify dan langsung memeluk obiet.
Semua yang ada disana bingung kecuali cakka dan iel.
“ehm ehm” rio dan oik yang melihatnya langsung memasang muka garang (?).
Ify dan obiet pun melepaskan pelukannya.
“cemburu ni yeeee” sorak fybiet.
“gag tuhh” jawab rioik kompak.
“ahh yang bener ?” tanya fybiet lagi.
“bener” jawab rioik gugup.
“oohhh gitu,, fy, jalan yukk” ajak obiet sambil menggandeng ify.
“yukk” jawab ify.
Rio yang udah panas (?) langsung menarik ify.
“eehh ify pacar gue” kata rio marah.
“katanya lo gag cemburu,, tapi kok marah2 sihh ?” tanya ify.
“ia, gue cemburu” jawab rio ketus.
“hhahah” semua nya langsung ketawa melihat kelakuan rio sedangkan rio udah manyun.
“hai ik” sapa obiet lalu berjalan ke dekat oik.
“hai biet” jawab oik malu2.
“nihh buat lo” kata obiet sambil menyerahkan sebuket bunga krisan putih.
“wahhh bagus banget. Makasih ia biet” jawab oik sambil mengambil bunga itu.
“sama2”
“ehm ehm” semunya pun berdehem.
“hheheh” o2 malah nyengir gaje #plakk
“siapa ni ik ?” tanya tante siska.
“ini obiet ma,, temen oik” kata oik.
“temen apa demen ?” sorak rify, cakshil, siviel dan zevin.
“iiihh apaan sihh,, temen” jawab oik malu2.
“beneran ?” goda cakka.
“ia cakka” jawab oik sambil menunduk malu.
“kalo temen kok muka nya merah ? malu ia ?” gantian shilla yang menggoda.
“ssttt udah udah” kata obiet.
“ciieee dibelain” kata semuanya kompak.
“jadi obiet yang kamu maksud tadi ik ?” tanya tante siska.
“ia ma” jawab oik malu2.
“biet, beneran Cuma temen ? kalo Cuma temen gue jadi dehh tunangan ama oik” kata cakka dan langsung dapat jitakan dari shilla.


PLETAKK ..


“trus gue mau di kemanain ?” tanya shilla garang.
“hhehehe peace shil” kata cakka sambil mem_V_kan jarinya (?).
“awas aja kalo lo berani macam2” ancam obiet.
“ciieeeeee ,,, udah biet, tembak aja” celetuk iel.
“mati dong” kata obiet polos.
“gubrakk” kata semuanya.
“hhahha tunggu aja tanggal main nya” kata obiet sambil memainkan alis nya.
“PJ di tunggu” sorak semuanya.
“hhahha” semuanya pun tertawa.


SKIP~~

SKIP~~

SKIP~~

Seminggu kemudian, oik udah di bolehin keluar dari rumah sakit. Dan oik pun udah jadian ama obiet.


%OBIET-OIK%
“ik” panggil obiet lalu duduk di samping oik. Mereka sedang berada di rumah fyel karena malam ini mereka (o2, rify, zevin, cakshil dan siviel) mau ngadain pesta jagung bakar (?).
“hmm” jawab oik.
“ngapain disini ? masuk yukk. Ntar sakit lagi” ajak obiet.
“gag. Kan ada kamu. Hhehe” jawab oik cengengesan.
“hhhaha ia dehh” kata obiet sambil mengacak-ngacak rambut oik.
“aahhh obiet mahh. Kan kusut. Sini kamu” kata oik lalu mengejar obiet yang yang udah lari duluan. Jadilah mereka berdua kejar2an.


%ALVIN-ZEZE%
“eehhh dikit aja. Gag usah banyak2” kata zeze. Zevin sedang membakar jagungnya.
“biar manis ze” kata alvin sambil terus mengoleskan bumbu ke jagung yang mau di bakar.
“iihhh lo aja yang makan thu. Gue ogah” kata zeze ngambek.
“yyaaahhh jangan ngambek dong ze” pujuk alvin lalu menghampiri zeze yang duduk di samping tempat bumbu2 (?).
“ya lo sihh. Gue bilangkan gga usah banyak2. Ntar gag enak rasanya gimana ?” tanya zeze sambil memalingkan mukanya.
“yahh maap. Jangan marah yahh ?” pujuk alvin dengan tampang melas. (banyangin dah thu :D)
Zeze yang gag bisa menahan tawa nya melihat raut muka alvin langsung ketawa ngakak.
“hhhahah”
“lahh, kok lo ketawa sihh ze ?” tanya alvin bingung sambil garuk2 belakang kepalanya yang sebenarnya tidak gatal.
“hhhaha muka lo lucu” kata zeze sambil terus ketawa.
“ha ?” alvin cengo dibuatnya. Lalu alvin pun mencolek muka zeze  dengan mentega yang terletak di sampingnya.
“huuaaa alvin,,, muka gue” teriak zeze. Sedang kan alvin udah kabur duluan.
“awas lo yakk” lalu zeze pun mengejar alvin dengan mentega di tangannya.


%CAKKA-SHILLA%
“shil” panggil cakka. Mereka sedang berada di taman rumah fyel.
“hmm” respon shilla.
“kok Cuma hmm sihh ?” kata cakka sambil memanyunkan bibirnya (bayangin dah :D #guekabur :D)
“hhaha apa ?” tanya shilla.
“hheheh gitu dong” kata cakka sambil cengengesan.
“hmm bintang nya indah” kata shilla sambil memandang langit yang malam itu dihiasi banyak bintang.
“ia, indah kayak kamu” kata cakka gombal :D
“ihh apaan sihh,, gombal” kata shilla sambil tertunduk malu.
“hhaha ehh shil, kalo gue tanya lo jawab ia aja ya” suruh cakka.
“udah, ikutin aja” kata cakka sambil senyam senyum sendiri.
“ia”
“shil, bapak kamu tukang benerin sinyal ia ?” tanya cakka.
“ha ? enggak kok” kata shilla polos.
“aduuhh shilla,, kan gue suruh kalo gue nanya lo jawab ia aja” kata cakka geregetan.
“ohh hhehe ia ia,, kok tau ?” tanya shilla.
“karena kamu telah mengirimkan sinyal2 cinta d hati ku” kata cakka sambil mencolek dagu shilla.
“ihh apaan sih” kata shilla malu.
“hhhahaha  kalo yg ini terserah mau jawab apa,, hmm, eh shil, kamu dokter  ia ?” tanya cakka lagi.
“enggak tuhh,, kenapa ?” jawab + tanya shilla.
“aku mau periksa nihh” kata cakka.
“ha ? kenapa ? emangnya kamu sakit ?” tanya shilla.
“enggak” jawab cakka sambil menatap shilla.
“trus kenapa ?” tanya shilla.
“karena aku terkena virus2 cinta kamu” kata cakka sambil tersenyum yg pastinya buat yg melihat nya nge-ly (penulis juga #plakk)
Shilla hanya tertunduk malu.
“shil, malem ni panas banget ia” kata shilla.
“panas ? dingin tau,, kan tadi sore hujan, kok malah panas ?” tanya shilla bingung.
“ya iyalah panas, kan kamu udah nyelimutin hati aku” kata cakka.
“ihh udah ah, ngegombal mulu, masuk yukk” ajak shilla untuk menutupi kesaltingannya.
“yukk” kata cakka sambil mengandeng tangan shilla.  


%IEL-VIA%
“ehh vi” panggil iel. Mereka sedang berada di ruang tamu.
“apa ?” tanya via sambil membolak balik majalah yang ada di tangannya.
“gue mau nyanyi nihh,, dengerin dong” kata iel sambil mengejreng2 (?) gitar yang ada di pangkuannya. Via pun menutup majalahnya lalu mengalihkan pandangan nya pada iel yang duduk di sampingnya.
Jreng jreng jreng ..

aku mengenal dikau
tlah cukup lama separuh usiaku
namun begitu banyak
pelajaran yang aku terima
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
reff:
kau membuatku mengerti hidup ini
kita terlahir bagai selembar kertas putih
tinggal ku lukis dengan tinta pesan damai
dan terwujud harmoni
segala kebaikan
takkan terhapus oleh kepahitan
ku lapangkan resah jiwa
karna ku percaya kan berujung indah
repeat reff
harmoni, harmoni, harmoni
repeat reff
harmoni, harmoni


“yeeeee” sorak via sambil tepuk tangan.
“k tempat zeze ama alvin yukk” ajaknya.
“yukk”
Lalu siviel pun pergi k tempat zevin.


%RIO-IFY%
“fy” panggil rio.
“hmm” respon ify.
“lo mau tau gag ?” tanya rio lalu duduk di samping ify dan mencelumkan (?) kaki nya ke dalam air d kolam berenang *apadah bahasanya...
“apa ?” tanya ify lalu menoleh ke arah rio.
“gue thu sayaaaaannggg banget ama lo” kata rio sambil tersenyum tipis.
“gue enggak thu” kata ify cuek.
“yaahh kok enggak sih ?” tanya rio kecewa.
“emang enggak ia mau gimana lagi. Gue thu gag sayang lagi ama lo,, tapi gue thu cintaaaaaa banget ama lo,, hheheh” Kata ify cengengesan.
“ohh hhahhah bisa aja lo” kata rio sambil mencolek dagu ify.
“ihh apaan sihh colek2” kata ify sambil menunduk kan kepalanya karena malu.
“hhahah ihhh gemez dehh” kata rio lalu mencubit pipi ify.
“huuaaa kak rioooo sakittt” teriak ify.
“set dah fy,, suara lo ngalahin toa” celetuk rio lalu melepaskan cubitannya.
“ia habisnya kalo gag kayak gitu tangan lo mana mau lepas nyubitin pipi gue” kata ify sambil mengelus2 pipinya yang di cubitin rio.
“hhahaha gue kan gemez fy” kata rio ngakak.
“gemez sihh gemez,, tapi gag gitu juga kaleee” kata ify kesal.
“yahhh ify nya ngambekk,, senyum dong” kata rio sambil mencolek dagu ify.
“apaan siihh” kata ify ketus sambil menepis tangan rio.
“ify sayaaannggg jangan ngambek dong” rayu rio.
“sayang sayang pala lo peang” kata ify.
“kepala gue gag peang kok fy” kata rio polos.
“ihhh udah ah,, sana lo,, ngapain lo disini” usir ify.
“ia nemenin elo lahh ify sayoonggg .. kalo gag ngapain lagi coba” kata rio geregatan (?).
“siapa yang nyuruh lo nemenin gue ? gag ada kan” kata ify ketus.
“emang gag ada,, ayolahh fy,, jangan ngambek dong” pujuk rio.
“hmm okehh gue maafin, tapi ada syaratnya” kata ify.
“apa ?” tanya rio semangat.
“lo harus gendong gue sampai ke tempatnya zeze ama alvin” kata ify santai.
“yahh ify,, gag ada yang lain apa ?” tanya rio lemas.
“enggak. Kalo gag mau juga gag apa2,,, tapi gue gag akan maafin lo” kata ify santai.
“huhh ia dehh,, berdiri lo” suruh rio. Ify pun langsung berdiri dan rio langsung membopong ify.
“huaaa kak riooo,, turunin” pinta ify.
“kagak,, hhhahaha” kata rio.
Ify pun diam lalu mengalungkan (?) tangannya ke leher rio. *sooo sweet (bener gag tulisannya #plakk) *mau juga dong :D #plakk.

@belakang rumah ify
“ahh alvin,, udahan dong,, kotor nihh” kata zeze sambil memanyunkan bibirnya. Badan mereka sudah dipenuhi dengan mentega.
“hhahahahahah” alvin malah ketawa ngakak.
“isshhh malah ketawa” gumam zeze.
“huaaaaa kak rioooo,, turunin gueee”  terdengar suara teriakan seseorang. Yg pastinya ify.
“lahh si ify kenapa thu ?” tanya alvin.
“tau thu” jawab zeze cuek sambil membersihkan mentega yg ada di mukanya.
“yo,, anak org thu,, main gendong aja” kata alvin saat melihat rio menggendong ify.
“hhahha biarin,, dia yg mnta kok” kata rio sambil senyam-senyum sendiri.
“ha ? yg bener fy ?” tanya zeze kaget.
“ia sihh,, tapi kan,,,,,,” kata2 ify langsung d sambar (?) oleh rio.
“nahh kan bener,, hhahha” kata rio lalu menurunkan ify.
“ihh apaan sih” kata ify sambil tertunduk malu.
“hhaha ify nya malu” kata zevin kompak.
“enggaaakkk,, ehh, mana jagung bakarnya ?” tanya ify mengalihkan pembicaraan.
“nohh” tunjuk zeze pada jagung bakar yg udah tersusun rapi d atas piring.
“ehh,, kak cakka, kak iel, kak obiet, shilla, via ama oik mana ?” tanya ify.
“tuhh” tunjuk rio pada cakshil, siviel dan o2 yg sedang berjalan ke arah mereka.
“mana jagung nya ?” tanya cakka gag sabaran.
“makan aja cepat lo” celetuk yg lainnya kompak,, sedang kan cakka malah garuk2 kepala sambil cengengesan.
“ketombean lo ?” celetuk iel.
Cakka pun langsung menatap iel dengan tatapan tajamnya.
“hhehehe pisss cak” kata iel sambil mem-v- kan tangannya.
“cak cak pala lo peang,, kalo manggil gue thu yg lengkap dong,,  cakka,, kan keren thu,, masag lo manggil gue cak,, cak lo kira cicak” kata cakka kesal.
“siapa yg bilang lo cicak ? lo sendiri kan ?” tanya iel sambil berusaha menahan tawanya.
“huuhh kalo mau ketawa gag usah d tahan” kata cakka sewot. Dan seketika itu, tawa mereka pun pecah,, sedangkan cakka malah cengo.
“bwhhahaahahahahhaha”
“ketewa sih ketawa, tapi gag gitu juga kali” gumam cakka.
“udahh ahh capek ketawa trus. Mending makan” ajak shilla.
“yaudah yukk” kata semuanya kompak.
Mereka pun langsung melahap jagung bakar tersebut. Seskali mereka tertawa melihat tingkah konyol iel dkk.
.
.
.
.
.

“fy” panggil rio lalu duduk d samping ify sambil memangku gitarnya.
“apa ?” tanya ify lalu menoleh k arah rio dan tersenyum tipis.
“gue mau nyanyi nihh,, special for you my princess alysaa” kata rio. Ify hanya tersenyum malu.
Rio pun perlahan memetik gitarnya.

Jreng jreng jreng (?)

Melihat tawamu
Mendengar senandungmu
Terlihat jelas dimataku
Warna - warna indahmu

Menatap langkahmu
Meratapi kisah hidupmu
Terlukis jelas bahwa hatimu
Anugerah terindah yang pernah kumiliki

Sifatmu nan s'lalu
Redakan ambisiku
Tepikan khilafku
Dari bunga yang layu

Saat kau disisiku
Kembali dunia ceria
Tegaskan bahwa kamu
Anugerah terindah yang pernah kumiliki

Belai lembut jarimu
Sejuk tatap wajahmu
Hangat peluk janjimu

“yeeeeeeee” sorak ify sambil tepuk tangan kayak anak kecil.
“hhahah” tawa rio sambil mengacak2 rambut ify.
“i love you and always love you alyssa” kata rio sambil mengelus pipi ify.
“me too” kata ify sambil menggenggam tangan rio yg mengelus pipi nya.
Rio tersenyum lantas menarik ify k dalam pelukannya. Ify pun membalas pelukan rio, tapi tiba-tiba......





BYUURRR ..
Cakshil, siviel, zevin dan o2 langsung mendorong rify yg memang duduk d pinggir kolam renang.
“ahh rese lo pada” kata ify kesal.
“he’eh, gag bisa liat org senang dikit” sambung rio.
“hhahahhahha” semuanya pun tertawa.

THE END



Tidak ada komentar:

Posting Komentar